Pada hari Selasa, 8 Oktober 2024, Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura mengadakan kegiatan pengembangan soft skill di Laboratorium Pengelolaan Sumberdaya Perikanan. Acara ini membahas topik penulisan ilmiah dengan fokus pada kode etik kepenulisan, plagiarisme, serta penyuntingan laporan ilmiah. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Pertanian yang ingin memperdalam keterampilan dalam penulisan ilmiah.

Gambar 1. Abdus Salam Junaedi, S.Si., M.Si., selaku pemateri sedang menjelaskan materi ‘Teknik Penentuan Metode Penelitian

Materi disampaikan oleh Bapak Abdus Salam Junaedi, S.Si., M.Si., yang menekankan pentingnya menjaga integritas dan etika dalam penulisan karya ilmiah. Beliau mengingatkan bahwa penulis, khususnya dosen dan akademisi, memiliki tanggung jawab moral sebagai figur intelektual yang dihormati. Oleh karena itu, menjaga kode etik dalam kepenulisan sangatlah penting, karena tulisan merupakan sarana komunikasi gagasan yang harus disampaikan dengan jelas dan akurat kepada pembaca untuk menghindari kesalahpahaman.

Pemateri juga menjelaskan bahwa etika penulisan tidak hanya berlaku untuk publikasi karya ilmiah seperti jurnal, buku, dan prosiding, tetapi juga untuk dokumen yang belum dipublikasikan, seperti skripsi, tesis, dan disertasi. Terdapat tiga pelanggaran utama dalam penulisan ilmiah yang harus dihindari, yaitu fabrikasi data, falsifikasi data, dan plagiarisme.

Lebih lanjut, sebagai Koordinator Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Bapak Abdus juga menekankan bahwa plagiarisme merupakan pelanggaran serius. Plagiarisme didefinisikan sebagai penggunaan data, ide, atau kata-kata dari karya orang lain tanpa mencantumkan sumber. Dalam konteks akademik, plagiarisme dianggap sebagai bentuk kecurangan yang dapat merusak reputasi penulis maupun lembaga. Untuk menghindari plagiarisme, penulis disarankan untuk mencatat sumber dengan hati-hati, menggunakan kata-kata sendiri, serta menguasai teknik parafrase. Teknik parafrase ini mencakup mengubah klausa menjadi frasa, mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung, serta menggunakan sinonim yang tepat.


Gambar 2. Foto bersama kegiatan soft skill minggu ketiga

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, dimana peserta berdiskusi mengenai kesulitan yang sering dihadapi dalam menyusun karya ilmiah dan cara-cara efektif untuk menyunting laporan ilmiah dengan tepat. Diharapkan, melalui pelatihan ini, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura dapat meningkatkan kualitas penulisan ilmiah mereka serta terhindar dari pelanggaran etika kepenulisan.

Leave a Comment