Gambar 1. Dr. Hafiludin, S.Pi., M.Si selaku pemateri  menjelaskan materi terkait sumber literatur ilmiah

Bangkalan—Rabu, 11 September 2024, diadakan kegiatan pengembangan soft skill yang bertempat di Laboratorium Pengelolaan Sumberdaya Perikanan, berlangsung dari pukul 09.00 hingga 10.30 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung mata kuliah soft skill bagi mahasiswa yang mengikuti skema MBKM Riset dan KKN-T dengan bobot 2 SKS. Tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa MBKM, kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa non-MBKM karena materi yang disampaikan bersifat luas dan bermanfaat, khususnya dalam membantu penyusunan karya ilmiah, termasuk tugas akhir skripsi.

Topik utama yang dibahas dalam kegiatan ini adalah “Teknik Penyusunan Pustaka dan Literasi Ilmiah,” yang disampaikan oleh Dr. Hafiludin, S.Pi., M.Si., sebagai narasumber.


Gambar 2. Foto Bersama kegiatan soft skill

Proses penulisan karya ilmiah terdiri dari beberapa tahap, antara lain: persiapan penulisan, perencanaan yang terorganisir, pembuatan draft awal, revisi dan pengeditan, serta penyusunan draft akhir. Karya ilmiah harus mencerminkan permasalahan berdasarkan fakta dan data yang diperoleh melalui penyidikan dan pengamatan yang dilakukan dalam penelitian. Penulisan karya ilmiah juga harus memenuhi standar yang ditentukan, dengan menerapkan metodologi tertentu sehingga menghasilkan kesimpulan yang valid. Karya ini harus mampu menyajikan pemecahan masalah secara sistematis, obyektif, dan jujur, ditulis dengan bahasa baku dan didukung oleh fakta, teori, serta bukti-bukti yang relevan.

Karakteristik utama penulisan karya ilmiah meliputi struktur sajian, komponen dan substansi yang sesuai, penggunaan bahasa yang tepat, serta objektivitas, logika, dan sistematika yang jelas. Yang paling penting adalah sikap penulis yang jujur dalam menyampaikan hasil penelitian. Selain itu, penggunaan istilah harus tepat dan definisi yang dipakai harus konsisten dengan topik penelitian. Tujuan utama dari penulisan karya ilmiah adalah memberikan penjelasan, komentar atau penilaian, saran, sanggahan, pembuktian hipotesis, atau menciptakan rancangan atau model. Karya ilmiah yang baik harus bersifat efektif, menarik, efisien, faktual, dan aktual.

Materi dalam kegiatan ini juga menekankan pencarian literatur ilmiah dari berbagai sumber, seperti buku dan website penelusuran informasi ilmiah daring, antara lain Scopus, SJR, PubMed, Garuda, Sinta, dan Web of Science. Pemateri juga menjelaskan cara melakukan sitasi karya ilmiah menggunakan berbagai alat sitasi dan manajemen referensi, seperti Mendeley dan Zotero. Mendeley, yang sering digunakan untuk mensitasi laporan dan karya ilmiah lainnya, dibahas secara mendetail untuk membantu mahasiswa dalam penyusunan tugas akhir dan mengatasi kesulitan dalam menemukan literatur yang sesuai dengan penelitian mereka.

Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa, khususnya di Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan (MSP), untuk menulis hasil penelitiannya dengan baik dan sesuai dengan kaidah ilmiah yang berlaku.

Leave a Comment