Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) merupakan salah satu program studi pada Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura yang menyelenggarakan pendidikan akademik jenjang Sarjana (S1) dalam bidang pengelolaan sumberdaya perairan, perikanan, pesisir, dan kelautan secara berkelanjutan. Program studi ini didirikan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 66/KPT/I/2016 tanggal 3 Februari 2016.

Penyelenggaraan Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan dilatarbelakangi oleh besarnya potensi sumberdaya perikanan dan kelautan di wilayah Jawa Timur, khususnya Pulau Madura, yang membutuhkan sumber daya manusia profesional dalam bidang pengelolaan sumberdaya perairan. Sebagai wilayah kepulauan yang memiliki garis pantai yang panjang dan sumberdaya pesisir yang melimpah, Madura memiliki peluang besar untuk pengembangan sektor perikanan, kelautan, konservasi, dan ekonomi berbasis sumberdaya perairan yang berkelanjutan.

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan dikembangkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam pengelolaan sumberdaya perairan, pengelolaan sumberdaya perikanan, konservasi ekosistem pesisir dan laut, serta mampu mengintegrasikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penyelesaian berbagai permasalahan sumberdaya perairan. Kompetensi tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap sumber pangan perikanan, pengelolaan lingkungan perairan, adaptasi perubahan iklim, dan pembangunan ekonomi biru (blue economy).

Dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan berkontribusi secara langsung terhadap beberapa tujuan global, terutama SDG 2 (Zero Hunger) melalui pengelolaan perikanan berkelanjutan, SDG 6 (Clean Water and Sanitation) melalui pengelolaan kualitas lingkungan perairan, SDG 13 (Climate Action) melalui pengembangan strategi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, SDG 14 (Life Below Water) melalui konservasi dan pengelolaan sumberdaya laut secara berkelanjutan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan terus melakukan peningkatan mutu secara berkelanjutan melalui pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan jejaring kerja sama dengan instansi pemerintah, dunia usaha dan dunia industri, lembaga penelitian, organisasi profesi, dan masyarakat.

Saat ini Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan didukung oleh dosen tetap yang memiliki kompetensi pada bidang pengelolaan sumberdaya perikanan, pengelolaan lingkungan perairan, konservasi sumberdaya perairan, ekologi perairan, penginderaan jauh kelautan, sistem informasi geografis, serta bidang ilmu terkait lainnya. Kompetensi tersebut menjadi modal utama dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik, profesional, dan sosial yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional dan global.