Surabaya, 2 Agustus 2025 – Dalam rangka mendukung peningkatan mutu dan kesiapan Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) Universitas Trunojoyo Madura dalam menyusun perangkat uji kompetensi, Ibu Rizka Rahmana Putri, S.Pi., M.Agr., dosen MSP, mengikuti kegiatan Workshop Penyusunan Materi Uji Kompetensi yang diselenggarakan oleh Unit Penunjang Akademik (UPA) Layanan Uji Kompetensi UTM.
Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, dimulai pada Selasa hingga Rabu (29–30 Juli 2025) bertempat di Ruang Rapat Lantai 4 Gedung Rektorat UTM, dan dilanjutkan pada Kamis hingga Sabtu (31 Juli–2 Agustus 2025) di Hotel Luminor Jemursari, Surabaya.
Workshop ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan penyusunan skema kompetensi sebelumnya, serta menjadi bagian dari langkah strategis universitas dalam membangun Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 di lingkungan kampus. Mengusung tema “Peran Lembaga Sertifikasi Profesi Perguruan Tinggi dalam Mendukung Ketercapaian Sumber Daya Manusia Unggul, Tangguh dan Mandiri”, kegiatan ini menghadirkan narasumber dan pendamping dari kalangan ahli di bidang sertifikasi kompetensi.
Selama dua hari pertama, peserta mendapatkan materi dan pendampingan dari Bapak Dr. Akhmad Farid, S.Pi., M.T., yang juga menjabat sebagai Kepala UPA Layanan Uji Kompetensi sekaligus Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Trunojoyo Madura. Fokus utama pada sesi ini adalah pembahasan mendalam mengenai skema dan penyusunan materi uji kompetensi berbasis SKKNI.
Selanjutnya, pendampingan teknis lebih intensif dilakukan pada sesi di Surabaya oleh Bapak Badrut Tamami, seorang Master Asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Beliau memberikan materi tentang Penyusunan Materi Uji Kompetensi (MUK) Berbasis Skema Sertifikasi. Beliau juga memberikan pengarahan teknis, dan validasi terhadap dokumen-dokumen yang disusun masing-masing program studi. Kegiatan ditutup dengan simulasi prosedur pendaftaran asesi hingga proses asesmen.
Sebanyak 34 program studi di lingkungan Universitas Trunojoyo Madura turut mengirimkan perwakilannya dalam kegiatan ini. Kehadiran perwakilan dari lintas prodi menjadi wujud komitmen institusi dalam menyongsong implementasi sistem sertifikasi kompetensi berbasis LSP P1 secara menyeluruh.
Keterlibatan dosen MSP dalam workshop ini menjadi langkah penting dalam menyiapkan perangkat uji kompetensi yang relevan dengan bidang perikanan dan perairan, serta memperkuat posisi Program Studi MSP dalam pengembangan LSP internal di masa depan.







