
Bangkalan-Jum’at, 13 Desember 2024 bertempat di Laboratorium Pengelolaan Sumberdaya Perikanan pada pukul 09.00-11.30 WIB telah berlangsung kegiatan pengembangan soft skill terkhusus bagi mahasiswa MBKM Riset dan MBKM Abdimas Membangun Desa. Kegiatan pelatihan soft skill merupakan salah satu prasyarat kegiatan yang harus ditempuh oleh mahasiswa MBKM tersebut. Pada pertemuan ke-15 kegiatan pengembangan soft skill, topik pembahasan yang disampaikan mengenai motivasi beasiswa dalam dan luar negeri dengan dosen pemateri yaitu Ibu Rizka Rahmana Putri, S.Pi., M.Agr
Dalam pemaparan materi, hal pertama yang harus dilakukan oleh mahasiswa agar memperoleh beasiswa yaitu memiliki rencana dan niat untuk melengkapi persyaratan beasiswa. Langkah kedua mencari informasi tentang beasiswa dalam dan luar negeri. Beasiswa memiliki dua tipe berdasarkan cakupan pembiayaan yaitu beasiswa penuh dan beasiswa parsial. Beasiswa penuh merupakan beasiswa yang mencakup seluruh biaya yang dibutuhkan selama pendidikan hingga lulus, sedangkan beasiswa parsial merupakan beasiswa yang menanggung sebagian biaya yang dibutuhkan selama pendidikan. Terdapat lima macam sumber pembiayaan yaitu beasiswa negara (Government), beasiswa perusahaan (Company), beasiswa lembaga (Foundation), beasiswa universitas (University), dan beasiswa laboratorium (Professor funding). Bentuk pembiayaan terdapat beberapa jenis antara lain yaitu beasiswa konversi, beasiswa pertukaran pelajar, beasiswa pelatihan, beasiswa beasiswa kompetisi, beasiswa ikatan dinas, beasiswa non-akademik, beasiswa penelitian, beasiswa hibah, dan beasiswa penghargaan.
Poin yang perlu diperhatikan sebelum mendaftar beasiswa adalah mengenali beasiswa, mempersiapan diri, dan mempersiapan dokumen. Pencarian informasi terkait beasiswa bisa dilakukan dengan melihat update atau perkembangan terbaru di sosial media, website resmi penyedia beasiswa, bagian kemahasiswaan universitas atau fakultas, mading kampus atau organisasi ataupun sekolah, kedutaan besar atau pusat kebudayaan negara asing, dan pameran pendidikan. Selanjutnya yang tidak kalah penting terkait pendaftaran beasiswa adalah adalah persiapan nilai akademik, kemampuan bahasa, dan persiapan mental untuk wawancara. Pertanyaan dalam wawancara akan mudah dijawab jika kita menjadi diri sendiri, mampu menunjukkan bukti bukan hanya kata, dan mampu mempertimbangkan hambatan serta solusi mengatasinya.
Hal utama lainnya yang disampaikan pemateri adalah terdapat lima ciri-ciri beasiswa palsu antara lain yaitu pelamar diminta membayar, sumber dana tidak jelas, kurang dikenal penyelenggaranya, menjamin lolos dan jadi pemenang dadakan. Poin terakhir yang disampaikan dalam pelatihan soft skill minggu ke-15 ini adalah program utama beasiswa yang ada di Indonesia; program Indonesia pintar, afirmasi pendidikan menengah, KIP kuliah merdeka, afirmasi pendidikan tinggi, beasiswa pendidikan Indonesia, dan aneka tunjangan lainnya. Mahasiswa harus mengembangkan mindset dalam proses pencarian beasiswa yang efektif berdasarkan pemahaman yang mendalam tentang masalah tersebut. Ibu Rizka Rahmana Putri, S.Pi., M.Agr menyampaikan bahwa mahasiswa yang ingin mendaftar beasiswa di dalam atau luar negeri harus mempersiapkan diri dengan matang dan menjaga kesehatan, karena kegiatan tersebut sangat menguras tenaga.Kegian softskill ini ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada pemateri dan foto bersama seluruh peserta dan koordinator MBKM Riset dan KKNT MSP, Ibu Meria Zakiyah Alfisuma, M.Pd. Dengan terselenggaranya kegiatan pamungkas softskill ini, koordinator berharap mahasiswa termotivasi untuk mencari dan melengkapi persyaratan beasiswa. Selanjutnya, diharapkan semua mahasiswa Prodi MSP bisa mendapatkan beasiswa untuk kuliah lanjut.






